Simulasi Penangulangan Bencana Kebakaran Diikuti Oleh RSUD PH Tembilahan
TEMBILAHAN, Medialokal.co - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Husada Tembilahan ikuti simulasi penanggulangan bencana kebakaran, Tembilahan, Rabu (19/10/22).
Kegiatan ini di laksanakan untuk mengantisipasi apabila terjadi kebakaran sehingga bisa ditanggulangi sejak dini secara optimal.
"Kegiatan ini sebagai antisipasi apabila terjadi kebakaran sehingga bisa ditanggulangi sejak dini".ujar Direktur RSUD Puri Husada Tembilahan dr.Saud Pakpahan
Selain itu simulasi ini juga berguna untuk melatih bagaimana peran karyawan rumah sakit apabila terjadi kebakaran, dan meminimalisir dampak dari kebakaran itu sendiri.
“Mereka tidak boleh panik. Harus berusaha membawa pasien keluar untuk diselamatkan,” Tungkasnya.
Lanjutnya, dalam simulasi tersebut karyawan rumah sakit menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) yang sudah tersedia di setiap sudut ruangan.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Indragiri Hilir mengatakan sebelum simulasi mereka diberi pengetahuan bagaimana cara memadamkan api menggunakan APAR dan karung goni basah.
“Mereka harus tanggap dan tidak perlu panik jika terjadi kebakaran. Melainkan bisa menyelamatkan diri dan menghubungi petugas kebakaran secepatnya,” pungkasnya (adv)


Berita Lainnya
Waspada Monyet Liar, Disdik Inhil Berlakukan Belajar dari Rumah Untuk 9 Sekolah
BREAKING NEWS: Korban Serangan Monyet di Tembilahan Bertambah Jadi 17 Orang, Warga Jl. Tampomas Jadi Korban Terbaru
Luka di Kepala dan Tangan, Ini Kisah Sutikno Korban Serangan Monyet Liar di Tembilahan Hilir
Belum Penuhi Seluruh Persyaratan, MUI Kecamatan dan FKUB Belum Rekomendasikan Perubahan Status Surau Minhajus Sunnah
Dosen UNISI Bangun Kolaborasi dengan Guru Besar FTUI, Bahas Inovasi Teknologi untuk Layanan Kesehatan Bayi Prematur
Setelah Penyelidikan Mendalam, Polres Siak Ungkap Penyebab Kematian dr. Alex
Waspada Monyet Liar, Disdik Inhil Berlakukan Belajar dari Rumah Untuk 9 Sekolah
BREAKING NEWS: Korban Serangan Monyet di Tembilahan Bertambah Jadi 17 Orang, Warga Jl. Tampomas Jadi Korban Terbaru
Luka di Kepala dan Tangan, Ini Kisah Sutikno Korban Serangan Monyet Liar di Tembilahan Hilir
Belum Penuhi Seluruh Persyaratan, MUI Kecamatan dan FKUB Belum Rekomendasikan Perubahan Status Surau Minhajus Sunnah
Dosen UNISI Bangun Kolaborasi dengan Guru Besar FTUI, Bahas Inovasi Teknologi untuk Layanan Kesehatan Bayi Prematur
Setelah Penyelidikan Mendalam, Polres Siak Ungkap Penyebab Kematian dr. Alex